Pages

Pages

Jumat, 12 Desember 2014

Foto Petir menjadi Foto Apstrak

Kedua kalinya saya mencoba mencari foto Petir di musim hujan. untuk yang pertama kali saya gagal untuk memotret petir, dan masih belum tau cara mengabadikannya. memotret pada malam hari ketika kilat petir menyambar berulangkali. tetapi hasilnyapun OVER. Memotret petir pada waktu malam tapi hasilnya seperti motret di siang hari... karena kilatan cahaya sangat terang.
Dan untuk keduakalinya Saya mencoba lagi memotret Petir di Waduk Cengklik, Ketika itu saya menggunakan lensa nikkor 18-55mm. dan cuaca sangat mendukung untuk mendapatkan foto petir. mendung dan killatan cahaya sangat terang, dan di sertai dengan awan tebal. 
ini beberapa hasil yang saya dapatkan dengan memotret petir di Waduk Cengklik






Mungkin perlu beberapa kali lagi untuk berexperiman dalam memotret sebuah petir dan mendapatkan hasil yang maksimal, dan tampaknya saya mulai jatuh cinta memotret petir, menurut saya hasil saat memotret petir tidak akan terduga, awan dan petir akan berbentuk seperti yang tidak pernah kita pikirkan.

Sekedar tips saat memotret petir. 
tentu kita perlukan sebuah tripot dan remot camera agar kita bisa memandang luwas dimana akan ada kilatan petir yang datang. 
1. perkirakan datangnya arah petir,
2, ketika sudah menentukan datangnya kilatan petir, perkirakan saat menekan remot untuk membuka rana. dengan mode BULB. dan kuci remot sampai datangnya kilatan cahaya, dan ketika sudah datang kilatan cahaya segera tutup rana cemera anda atau membuka kunci remot shuter.

Foto ini saya menggunakan ISO 1600, F6,3, Mode BULB.

terimakasih atas kunjungannya, maaf jika ada salah dan kurangnya. dan silahkan mencoba dan berexperimen.






foto prewed | foto prewedding | fotografer prewedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh Indonesia Malaysia Singapura Thailand | Model | Fashion art | digital art | Composite

Senin, 17 November 2014

Pengrajin GONG di Solo Raya

Gong adalah alat musik yang terbuat dari leburan logam (perunggu dengan tembaga)dengan permukaan yang bundar (dengan atau tanpa Pencu).

Agong – gong atau biasa disebut oleh orang Jawa dan Bali sebagai Gong, berasal dariVietnam. Tahun 1930, bukti peninggalan asal usul gong ditemukan di daerah pinggiransungai pada Desa Ma provinsi Thanh Hoa, Vietnam Utara. Bukti yang ditemukan tersebut berbentuk gendang perunggu (tutupnya berasal dari logam) yang dikisarkan berumur 500 – 100 SM. Penemuan gong dalam bentuk lain yaitu pada Yunnan (Tiongkok) tahun 200 SM,orang tiongkok sudah memainkan sederet gendang perunggu.

Sementara itu bagaimanadengan asal usul gong di Indonesia? Pada kurun waktu 500 awal Masehi, gendang perunggumasuk di Indonesia sebagai salah satu alat barter oleh negara lain. Hal ini dapat didukungdengan adanya gendang perunggu di kepulauan Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, Bali,Sumbawa, Selayar, Seram, kei dan pulau lain di Maluku, Roti dan pulau lain di NusaTenggara Timur, dan di daerah kepala burung Irian Barat. Pembuatan gendang perunggu diIndonesia pada tahun 19 dan 20 Masehi digunakan sebagai Mahar atau perangkat upacara,sebagai alat perkusi bukan pembawa melodi.

Pembuatan gong di Jawa dilakukan pada rumah yang disebut Besalen yang berukuran6 x 7 Meter dengan tinggi 7 meter, dinding dibuat dari batu bata dan semen lantai dari tanah.Pembuatan gong tidak bisa dilakukan seorang diri namun dikerjakan oleh 9 - 10 orang yang biasa disebut
Pandhe Gong
(Tukang gendhing-Jawa Halus). Tugas mereka dibedakan tugasdan peranannya dalam regu.
Tukang Lamus
, terdiri dari 1 – 2 orang yang mengatur tekananangin saat pembakaran logam dengan pompa lamus.
Tukang Alap
, terdiri 1 – 2 orang, bertugas sebagai pengantar dan mengembalikan logam antara tempat perapian dan tempattempa.
Tukang Palu
, terdiri dari 3 – 4 orang bertugas menempa, menipiskan, melebarkandan membentuk logam. Dan pemimpin regu disebut
Panji
, memimpin dan mekontrol proses pengerjaan dari memasak campuran logam, mengendalikan logam yang sedang dibakar,mengatur ketepatan tebal tipisnya logam, bentuknya sampai nada yang dikeluarkan.Disamping ada kelompok Pandhe ada juga
Tukang Gilap
yang memiliki tugas meneruskankerja Pandhe mengkilapkan gong. Perunggu yang digunakan adalah campuran tembagadengan timah.Dengan begitu maka Gong adalah salah satu hasil kebudayaan Indonesia yangharus dilindungi dan dilestarikan karena fungsinya yang beragam serta pembuatan yangdijaga keasliannya dengan sistem peleburan dan tempa yang dilakukan oleh orang khususyaitu Pandhe Gong

demikianlah asal usul dari gong (sember : http://www.academia.edu/4035106/Asal_Usul_Gong )


Nah jika teman teman hunting foto di Solo jangan lupa untuk mampir hunting gong di daerah Bekonang Sukoharjo. di Bekonang ada salah satu pengrajin gong yang pembuatannya masih tradisional. 
sekedar tips, jika hunting disana jangan lupa untuk membawa masker atau slayer dan penutup kepala atau topi., karena abu yang dihasilkan oleh arang saat pembakaran sangat banyak. 





Terimakasih sudah berkunjung di blog saya. 
klik & share ya...






foto prewed | foto prewedding | fotografer prewedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh Indonesia Malaysia Singapura Thailand | Model | Fashion art | digital art | Composite

Sabtu, 15 November 2014

Fashion Art with Isabella

Hunting model di salah satu tempat di Solo Raya, yaitu ALAS BROMO. lokasi ini dipenuhi dengan pepohonan yang besar dan kebetulan pada sesi pemotretan pemotretan ini daun-daun pada berguguran sehingga sangat menguntungkan bagi kami untuk menambah unsur-unsur dalam foto.
Alas Bromo, sering kali digunakan para fotografer untuk pemotretan prewedding. Tapi kali ini saya dan rekan-rekan fotografer mengunakan untuk pemotretan Model impor.. hahhahah

pertama saya akan memposting foto Isabella, dan masih ada lagi nuria & cristina





Terimakasih sudah berkunjung di blog saya.
klik & share




foto prewed | foto prewedding | fotografer prewedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh Indonesia Malaysia Singapura Thailand | Model | Fashion art | digital art | Composite

Minggu, 02 November 2014

Waduk Cengklik Yang tandus dan Kering

Di kala akir musim panas atau musim peralihan waduk cengklik ini selalu terlihat kering dan tandus. tapi bukan berarti waduk cengklik tidak bagus untuk di kunjungi dan tidak bagus untuk di foto.
justru saat waduk cengklik ini surut banyak pengunjung yang datang untuk mencari ikan di pinggiran waduk. kebersaaman saat liburan bersama keluarga.

Seperti beberapa foto yang saya posting kali ini. suasana sunset dikala Waduk Cengklik sedang kekeringan dan tandus.




Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung di lensasemutireng hasil foto saya
jika anda berkenan dengan foto ini silahkan share.



Fotografer PreWedding | Foto PreWed | Foto Pre Wedding | Pre Wedding Photographer | Fotografer Pre Wedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh dll di Indonesia Malaysia etc.




Selasa, 14 Oktober 2014

The Soldiers

Selalu terinspirasi untuk bisa membuat Cover dan Poster dalam sebuah film. di postingan ini saya membuat sebuah kreatifitas editing dalam sebuah cover film bayangan yang saya beri judul THE SOLDIERS apocalypse of war.


Dalam foto composite ini saya berimajinasi 2 wanita bersaudara yang mempunyai misi menyelamatkan dunia dari sebuah peperangan yang hampir seperti kiamat.
Ya seperti itulah saya berkreasi dalam editing foto.


Seperti gambar di atas bahan-bahan yang saya gunakan dalam editing ini. tentu ini bukan hasil foto saya. saya mendownload di DEVIANTART photo stock.

Model Photo Stock by MJRANUM
Backgraund city sky : lordelys_stock
Properti : Vipmig, AirshowDave


Terimaksih atas kunjungannya. jika anda berkenan klik & share my blog.
dan jangan lupa tinggalkan satu klik saja untuk google adsanse.


Kamis, 09 Oktober 2014

The Pilot of War




Mengisi kekosongan waktu dengan belajar dan berkya. melakukan hal yang positif berharap keajaiban selalu datang.

all stock foto by DEVIANART
editing by DhikyAditya


Terimaksih atas kunjungannya. jika anda berkenan klik & share my blog.
dan jangan lupa tinggalkan satu klik saja untuk google adsanse.

Rabu, 08 Oktober 2014

Pamekasan Madura punya spot foto yang luarbiasa.

Pada tanggal 20 september 2014. saya mengikuti workshop fashion di Madura Bersama mentor O'onk MADOURART. tentu disana hunting model pastisnya. akan tetapi saya tidak menyianyiakan selama beberapa hari tinggal di Pamekasan Madura. saya sangat ingin mencari foto aktivitas tambak garam di madura, disamping saya belum pernah ke lokasi tambak saya juga ingin memiliki koleksi foto tambak garam.
keindahan budaya dan aktivitas manusia di indonesia sangatlah bagus di abadikan. seperti tambak garam ini.



Tidak hanya tambak garam saja yang saya kunjungi. kebetulan dengan menempuh jarak 3km saya juga sudah menemui tambak udang di MADURA. tentu dengan bantuan kak ERIK dan kak Sakti. 


Saya sangat beruntung tinggal beberapa saat di Madura, saya bertemu dengan teman-teman yang baik hati, kak Amin, kak Sakti, Erik dan O'onk. dan keluarga Erik dan O'onk yang menampung saya beberapa hari.
mereka ngenatarkan saya di beberapa tempat di daerah pamekasan. tidak cukup waktu untuk mengexplore Madura. Pulau madura juga memiliki keindahan yang luar biasa. 

untuk hari kedua saya di antar  sahabat-sahabat saya ke PASAR KEPPO. pasar tradisional di madura. selain tradisional di PASAR KEPPO juga terdapat transaksi jual dan beli SAPI. 

saya sangat menikmati perjalanan ini. beberapa foto suasana di pasar KEPPO MADURA.







yah inilah beberapa foto yang mewakili hasil foto hunting saya di madura.


Terimaksih atas kunjungannya. jika anda berkenan klik & share my blog.
dan jangan lupa tinggalkan satu klik saja untuk google adsanse.



Jumat, 26 September 2014

Simple fashion "distro concept"

Seisi Pemotretan dan foto hunting di workshop MADOURART di madura. mengundang 3 model dari jakarta. yang di konsep casual distro.
beberapa foto disini ada berbagai style warna. dan ini menjadi portfolio saya,






Terimakasih Atas kunjungannya...
jika anda berkenan dengan foto ini, silahkan klik iklan google adsensenya
dan like Fanspage FB

Jumat, 12 September 2014

Kemuning " tea gardens "

At the foot of the mountain tea gardens Lawu are very broad. and when his sun began to rise, the shadow of the mountain began to seem obvious, morning dew began to fall complement the beauty of the morning in Kemuning, hills full of tea leaves. and when during the day, we too will find a worker who was picking tea. and many more activities in yellow.









Thanks for Visit
all about photo by DhikyAditya