Pages

Pages

Selasa, 27 Januari 2015

Candi Kalasan

Candi Kalasan bukti dari bersatunya dinasti terbesar di Nusantara
Pada masa sekitar tahun 750 -850 ada dua dinasti besar yang menguasai jawatengah. di bagian utara di kuasai dinasti atau Wangsa sanjaya yang beragama hindu. Sedangkan wilayah selatan dikuasai oleh dinasti syailendra yang beragama budha. dua kekuatan dinasti terbesar tersebut telah membuat candi-candi yang ada di kedua wilayah yang mempunyai dua corak yang sangat berbeda.
akirnya kedua dinasti terbesar itu dipersatukan dengan sebuah pernikahan antara Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya dan Pramodawardhani anak dari Maharaja Samarattatungga dari wangsa syalendra pernikahan tersebut terjadi pada sekitar tahun 838-851 Masehi

yaps, berikut kisah cerita dari candi KALASAN. untuklebih jelasnya tentang candi kalasan silahkan kunjungi disini

saya tinggal di Solo, tetapi baru kali ini saya berkunjung di candi kalasan, itupun karena saya harus memotret semua candi di daerah seleman. salah satunya ya candi Kalasan ini. Hanya terlihat satu candi tapi entah kenapa saya masih penasaran dengan arsitektur bentuk candi ini, yang sebagian sudah rusak dan tidak utuh, tetapi saya belum memotret interior dalam candi. yang saya dengar pada waktu tertentu di dalam candi terlihat sebuah fenomena alam yang terlihat.
ya mungkin saya harus berkunjung kesana lagi untuk memotretnya. dan tunggu aja ya postingan saya selanjutnya tentang candi kalasan.

Berikut hasil dari hunting foto di candi Kalasan.





Sabtu, 24 Januari 2015

Candi Ratu Boko

Situs Ratu Baka (bahasa JawaCandhi Ratu Baka) adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan, 18 km sebelah timur Kota Yogyakarta atau 50 km barat daya Kota SurakartaJawa TengahIndonesia. Situs Ratu Baka terletak di sebuah bukit pada ketinggian 196 meter dari permukaan laut. Luas keseluruhan kompleks adalah sekitar 25 ha.[1]
Situs ini menampilkan atribut sebagai tempat berkegiatan atau situs pemukiman, namun fungsi tepatnya belum diketahui dengan jelas.[2]Ratu Boko diperkirakan sudah dipergunakan orang pada abad ke-8 pada masa Wangsa Sailendra (Rakai Panangkaran) dari Kerajaan Medang (Mataram Hindu). Dilihat dari pola peletakan sisa-sisa bangunan, diduga kuat situs ini merupakan bekas keraton (istana raja). Pendapat ini berdasarkan pada kenyataan bahwa kompleks ini bukan candi atau bangunan dengan sifat religius, melainkan sebuah istana berbenteng dengan bukti adanya sisa dinding benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan.[3] Sisa-sisa permukiman penduduk juga ditemukan di sekitar lokasi situs ini.
Nama "Ratu Baka" berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Baka (bahasa Jawa, arti harafiah: "raja bangau") adalah ayah dari Loro Jonggrang, yang juga menjadi nama candi utama pada kompleks Candi Prambanan. Kompleks bangunan ini dikaitkan dengan legenda rakyat setempat Loro Jonggrang.[1]
Secara administratif, situs ini berada di wilayah dua Dukuh, yakni Dukuh Dawung, Desa Bokoharjo dan Dukuh Sumberwatu, Desa Sambireja, Kecamatan PrambananKabupaten SlemanYogyakartaIndonesia.
Situs Ratu Boko pertama kali dilaporkan oleh Van Boeckholzt pada tahun 1790, yang menyatakan terdapat reruntuhan kepurbakalaan di atas bukit Ratu Boko. Bukit ini sendiri merupakan cabang dari sistem Pegunungan Sewu, yang membentang dari selatan Yogyakarta hingga daerah Tulungagung. Seratus tahun kemudian baru dilakukan penelitian yang dipimpin oleh FDK Bosch, yang dilaporkan dalam Keraton van Ratoe Boko. Dari sinilah disimpulkan bahwa reruntuhan itu merupakan sisa-sisa keraton.[1]
Prasasti Abhayagiri Wihara yang berangka tahun 792 M merupakan bukti tertulis yang ditemukan di situs Ratu Baka. Dalam prasasti ini menyebut seorang tokoh bernama Tejahpurnapane Panamkarana atau Rakai Panangkaran (746-784 M), serta menyebut suatu kawasan wihara di atas bukit yang dinamakan Abhyagiri Wihara ("wihara di bukit yang bebas dari bahaya"). Rakai Panangkaran mengundurkan diri sebagai Raja karena menginginkan ketenangan rohani dan memusatkan pikiran pada masalah keagamaan, salah satunya dengan mendirikan wihara yang bernama Abhayagiri Wihara pada tahun 792 M.[1] Rakai Panangkaran menganut agama Buddha demikian juga bangunan tersebut disebut Abhayagiri Wihara adalah berlatar belakang agama Buddha, sebagai buktinya adalah adanya Arca Dyani Buddha. Namun ditemukan pula unsur–unsur agama Hindu di situs Ratu Boko Seperti adanya Arca Durga, Ganesha dan Yoni.
Tampaknya, kompleks ini kemudian diubah menjadi keraton dilengkapi benteng pertahanan bagi raja bawahan (vassal) yang bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni. Menurut prasasti Siwagrha tempat ini disebut sebagai kubu pertahanan yang terdiri atas tumpukan beratus-ratus batu oleh Balaputra. Bangunan di atas bukit ini dijadikan kubu pertahanan dalam pertempuran perebutan kekuasaan di kemudian hari.
Sumber artikel : http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Ratu_Baka


Seperti yang sudah di tulis oleh wikipedia tentang riwayat Situs RATU BOKO, dan beberapa artikel yang saya baca kraton ratu boko masih bersangkutan dengan candi Borobudur dan Nabi IBRAHIM.
"untuk lebih jelasnya silahkan klik disini"

Dimulai dari saya mendapatkan job foto untuk kalender tahun 2015 untuk kabupaten SLEMAN YOGYAKARTA. yang pertama saya kunjungi setelah memotret sunrise candi prambanan adalah CANDI RATU BOKO. saya jam 6 pagi sudah masuk dalam kompleks candi RATU BOKO. suasana yang sangat sunyi tenang dan damai. melihat kemegahan peninggalan kraton RATU BOKO saya sangat terpesona dengan sisa sisa istana ini. kebiasaan saya selalu berimajinasi dan membayangkan jika istana ini masih utuh, alangkah indahnya saya bisa memotret istana ini. 
tetapi itu hanya angan-angan saja.cukup dengan menikmati sisa-sisa peninggalan para leluhur. 

yaps inilah beberapa foto yang saya tampilkan di blog lensasemutireng.comhttp://www.lensasemutireng.com/






Senin, 19 Januari 2015

Art Pre Wedding

Melakukan foto pre wedding bagi seorang mempelai juga sangat perlu untuk mengabadikan moment sebelum menikah. dengan konsep konsep yang di inginkan klient, dan dibantu oleh fotografer untuk mencapai sebuah karya dalam 1 frame dan mempunyai makna. 
Seperti YUSTINA dan ASIS, memberi kepercaan kepada saya untuk mengabadikan moment foto pre wedding inil. beberapa lokasi ia pilih untuk membuat sebuah foto yang berkesan untuk mereka.

berikut hasil foto pre wedding yustina & asis










Kunjungi Portfolio Model, Fashion Art, dan Prewedding saya di sini
Terimakasih Atas kunjungannya...
jika anda berkenan dengan foto ini, silahkan klik iklan google adsensenya
dan like Fanspage FB

Kunjungi portfolio prewedding lainnya disini 

Jumat, 12 Desember 2014

Foto Petir menjadi Foto Apstrak

Kedua kalinya saya mencoba mencari foto Petir di musim hujan. untuk yang pertama kali saya gagal untuk memotret petir, dan masih belum tau cara mengabadikannya. memotret pada malam hari ketika kilat petir menyambar berulangkali. tetapi hasilnyapun OVER. Memotret petir pada waktu malam tapi hasilnya seperti motret di siang hari... karena kilatan cahaya sangat terang.
Dan untuk keduakalinya Saya mencoba lagi memotret Petir di Waduk Cengklik, Ketika itu saya menggunakan lensa nikkor 18-55mm. dan cuaca sangat mendukung untuk mendapatkan foto petir. mendung dan killatan cahaya sangat terang, dan di sertai dengan awan tebal. 
ini beberapa hasil yang saya dapatkan dengan memotret petir di Waduk Cengklik






Mungkin perlu beberapa kali lagi untuk berexperiman dalam memotret sebuah petir dan mendapatkan hasil yang maksimal, dan tampaknya saya mulai jatuh cinta memotret petir, menurut saya hasil saat memotret petir tidak akan terduga, awan dan petir akan berbentuk seperti yang tidak pernah kita pikirkan.

Sekedar tips saat memotret petir. 
tentu kita perlukan sebuah tripot dan remot camera agar kita bisa memandang luwas dimana akan ada kilatan petir yang datang. 
1. perkirakan datangnya arah petir,
2, ketika sudah menentukan datangnya kilatan petir, perkirakan saat menekan remot untuk membuka rana. dengan mode BULB. dan kuci remot sampai datangnya kilatan cahaya, dan ketika sudah datang kilatan cahaya segera tutup rana cemera anda atau membuka kunci remot shuter.

Foto ini saya menggunakan ISO 1600, F6,3, Mode BULB.

terimakasih atas kunjungannya, maaf jika ada salah dan kurangnya. dan silahkan mencoba dan berexperimen.






foto prewed | foto prewedding | fotografer prewedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh Indonesia Malaysia Singapura Thailand | Model | Fashion art | digital art | Composite

Senin, 17 November 2014

Pengrajin GONG di Solo Raya

Gong adalah alat musik yang terbuat dari leburan logam (perunggu dengan tembaga)dengan permukaan yang bundar (dengan atau tanpa Pencu).

Agong – gong atau biasa disebut oleh orang Jawa dan Bali sebagai Gong, berasal dariVietnam. Tahun 1930, bukti peninggalan asal usul gong ditemukan di daerah pinggiransungai pada Desa Ma provinsi Thanh Hoa, Vietnam Utara. Bukti yang ditemukan tersebut berbentuk gendang perunggu (tutupnya berasal dari logam) yang dikisarkan berumur 500 – 100 SM. Penemuan gong dalam bentuk lain yaitu pada Yunnan (Tiongkok) tahun 200 SM,orang tiongkok sudah memainkan sederet gendang perunggu.

Sementara itu bagaimanadengan asal usul gong di Indonesia? Pada kurun waktu 500 awal Masehi, gendang perunggumasuk di Indonesia sebagai salah satu alat barter oleh negara lain. Hal ini dapat didukungdengan adanya gendang perunggu di kepulauan Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, Bali,Sumbawa, Selayar, Seram, kei dan pulau lain di Maluku, Roti dan pulau lain di NusaTenggara Timur, dan di daerah kepala burung Irian Barat. Pembuatan gendang perunggu diIndonesia pada tahun 19 dan 20 Masehi digunakan sebagai Mahar atau perangkat upacara,sebagai alat perkusi bukan pembawa melodi.

Pembuatan gong di Jawa dilakukan pada rumah yang disebut Besalen yang berukuran6 x 7 Meter dengan tinggi 7 meter, dinding dibuat dari batu bata dan semen lantai dari tanah.Pembuatan gong tidak bisa dilakukan seorang diri namun dikerjakan oleh 9 - 10 orang yang biasa disebut
Pandhe Gong
(Tukang gendhing-Jawa Halus). Tugas mereka dibedakan tugasdan peranannya dalam regu.
Tukang Lamus
, terdiri dari 1 – 2 orang yang mengatur tekananangin saat pembakaran logam dengan pompa lamus.
Tukang Alap
, terdiri 1 – 2 orang, bertugas sebagai pengantar dan mengembalikan logam antara tempat perapian dan tempattempa.
Tukang Palu
, terdiri dari 3 – 4 orang bertugas menempa, menipiskan, melebarkandan membentuk logam. Dan pemimpin regu disebut
Panji
, memimpin dan mekontrol proses pengerjaan dari memasak campuran logam, mengendalikan logam yang sedang dibakar,mengatur ketepatan tebal tipisnya logam, bentuknya sampai nada yang dikeluarkan.Disamping ada kelompok Pandhe ada juga
Tukang Gilap
yang memiliki tugas meneruskankerja Pandhe mengkilapkan gong. Perunggu yang digunakan adalah campuran tembagadengan timah.Dengan begitu maka Gong adalah salah satu hasil kebudayaan Indonesia yangharus dilindungi dan dilestarikan karena fungsinya yang beragam serta pembuatan yangdijaga keasliannya dengan sistem peleburan dan tempa yang dilakukan oleh orang khususyaitu Pandhe Gong

demikianlah asal usul dari gong (sember : http://www.academia.edu/4035106/Asal_Usul_Gong )


Nah jika teman teman hunting foto di Solo jangan lupa untuk mampir hunting gong di daerah Bekonang Sukoharjo. di Bekonang ada salah satu pengrajin gong yang pembuatannya masih tradisional. 
sekedar tips, jika hunting disana jangan lupa untuk membawa masker atau slayer dan penutup kepala atau topi., karena abu yang dihasilkan oleh arang saat pembakaran sangat banyak. 





Terimakasih sudah berkunjung di blog saya. 
klik & share ya...






foto prewed | foto prewedding | fotografer prewedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh Indonesia Malaysia Singapura Thailand | Model | Fashion art | digital art | Composite

Sabtu, 15 November 2014

Fashion Art with Isabella

Hunting model di salah satu tempat di Solo Raya, yaitu ALAS BROMO. lokasi ini dipenuhi dengan pepohonan yang besar dan kebetulan pada sesi pemotretan pemotretan ini daun-daun pada berguguran sehingga sangat menguntungkan bagi kami untuk menambah unsur-unsur dalam foto.
Alas Bromo, sering kali digunakan para fotografer untuk pemotretan prewedding. Tapi kali ini saya dan rekan-rekan fotografer mengunakan untuk pemotretan Model impor.. hahhahah

pertama saya akan memposting foto Isabella, dan masih ada lagi nuria & cristina





Terimakasih sudah berkunjung di blog saya.
klik & share




foto prewed | foto prewedding | fotografer prewedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh Indonesia Malaysia Singapura Thailand | Model | Fashion art | digital art | Composite

Minggu, 02 November 2014

Waduk Cengklik Yang tandus dan Kering

Di kala akir musim panas atau musim peralihan waduk cengklik ini selalu terlihat kering dan tandus. tapi bukan berarti waduk cengklik tidak bagus untuk di kunjungi dan tidak bagus untuk di foto.
justru saat waduk cengklik ini surut banyak pengunjung yang datang untuk mencari ikan di pinggiran waduk. kebersaaman saat liburan bersama keluarga.

Seperti beberapa foto yang saya posting kali ini. suasana sunset dikala Waduk Cengklik sedang kekeringan dan tandus.




Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung di lensasemutireng hasil foto saya
jika anda berkenan dengan foto ini silahkan share.



Fotografer PreWedding | Foto PreWed | Foto Pre Wedding | Pre Wedding Photographer | Fotografer Pre Wedding | Fotografer Jogja Yogyakarta Semarang Solo Surabaya Jakarta Bandung Bali Lombok Palangkaraya Pekanbaru Jambi Medan Aceh dll di Indonesia Malaysia etc.




Selasa, 14 Oktober 2014

The Soldiers

Selalu terinspirasi untuk bisa membuat Cover dan Poster dalam sebuah film. di postingan ini saya membuat sebuah kreatifitas editing dalam sebuah cover film bayangan yang saya beri judul THE SOLDIERS apocalypse of war.


Dalam foto composite ini saya berimajinasi 2 wanita bersaudara yang mempunyai misi menyelamatkan dunia dari sebuah peperangan yang hampir seperti kiamat.
Ya seperti itulah saya berkreasi dalam editing foto.


Seperti gambar di atas bahan-bahan yang saya gunakan dalam editing ini. tentu ini bukan hasil foto saya. saya mendownload di DEVIANTART photo stock.

Model Photo Stock by MJRANUM
Backgraund city sky : lordelys_stock
Properti : Vipmig, AirshowDave


Terimaksih atas kunjungannya. jika anda berkenan klik & share my blog.
dan jangan lupa tinggalkan satu klik saja untuk google adsanse.


Kamis, 09 Oktober 2014

The Pilot of War




Mengisi kekosongan waktu dengan belajar dan berkya. melakukan hal yang positif berharap keajaiban selalu datang.

all stock foto by DEVIANART
editing by DhikyAditya


Terimaksih atas kunjungannya. jika anda berkenan klik & share my blog.
dan jangan lupa tinggalkan satu klik saja untuk google adsanse.